[Blogtour + Giveaway] #BookReview Golden by Jessi Kirby (feat. Penerbit Spring)

こんにちは! Long time no post here.

This Friday marks the end of the fifth week of my sixth semester and it has been a hellish ride. This is the kind of semester where you can no longer say ‘TGIF!’ because when Friday approaches, it means the deadline is getting near. Very, very exhausting.

Tugas yang ngga selesai selesai bikin aku jadi jarang banget nulis. Sekalinya nulis paling cuma buat tulisan yang spontan, bukan yang harus mikir semacam #BookReview. Padahal ada belasan buku yang pengen aku review!

Karena aku kangen nulis review buku, sekarang aku mau share #BookReview dari sebuah novel terjemahan yang beberapa hari ini menemani perjalananku dari dan ke kampus. Ngga hanya itu, di post ini aku juga akan bagi-bagi kabar baik untuk kalian semua! Yay, akhirnya blogku ada manfaatnya.

BLURB

Parker Frost belum pernah mengambil risiko. Dia akan lulus dari SMA sebelum sempat mencium cowok yang dia sukai. Jadi, saat nasib menjatuhkan buku catatan Julianna Farnetti ke pangkuannya—buku catatan yang mungkin bisa membongkar misteri kota tempat tinggalnya—Parker memutuskan untuk mengambil kesempatan itu.

Julianna Farnetti dan Shane Cruz dikenang sebagai pasangan ideal di SMA Summit Lakes, sempurna dalam segala hal. Mereka meninggal dalam kecelakaan di malam bersalju, meninggalkan hanya sebuah kalung, dan tanpa jenazah. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi malam itu.

Hanya saja, tidak semua kebenaran ingin ditemukan…

Golden adalah novel young adult karya Jessi Kirby yang diterbitkan pada tahun 2013 dan sempet ramai jadi bahan perbincangan para book bloggers di seluruh dunia. Originally written in English, sekarang novel ini sudah ada versi terjemahannya loh yang diterbitkan oleh Penerbit Spring. Personally speaking, novel Golden adalah novel terjemahan kedua karya Penerbit Spring yang aku baca. Sebelumnya aku udah baca sekaligus review terjemahan The Girl on Paper, bisa banget diklik link-nya kalau kalian penasaran sama buku tersebut. Terjemahan novel Golden ini ngga kaku dan enak dibaca. Bahkan orang yang kurang suka baca novel terjemahan aka yours truly pun bisa menikmati baca this page-turning book.

Now let me judge from the appearance first, ya. Aku suka sama konsep cover buku ini, simple yet elegant. Warna hitam polos yang dilengkapi dengan aksen gold bikin ngga malu untuk nenteng buku ini di tempat umum. Selain desain sampulnya, aku suka buku ini karena sangat ringan dan handy. Jadi bisa dibawa kemana-mana tanpa menuhin isi tas. Suka!

DSC_5953
Look! The cover is really eye-catching and eye-pleasing.

Ngga cuma cover-nya yang bagus, pembatas buku novel ini unik banget dengan desain yang senada dengan cover. Bentuknya bukan persegi panjang biasa (I still have no idea itu bentuk apa. Any hint?) dan ukurannya bener-bener kecil banget. Terlalu kecil sih, bikin aku takut kalau pembatas bukunya jatuh dan hilang.

DSC_5961

Now let’s move on to the content. Novel ini terdiri atas 305 halaman dan terbagi menjadi 35 bab yang mengisahkan life-altering moment di kehidupan Parker Frost dan bagaimana Parker menjalankan hidup setelahnya. Novel ini termasuk novel tipis, tapi aku butuh waktu sekitar lima hari untuk menyelesaikan ini karena urusan kuliah, les dan hal lainnya. Mungkin kalau bacanya pas leisure time bisa selesai 3-4 jam lah, ya. Cocok buat bacaan akhir pekan kamu!

Cerita dimulai dengan Parker, seorang siswi senior year, yang berhasil menerima beasiswa Cruz-Farnetti untuk melanjutkan pendidikan prakedokteran di Universitas Stanford. Beasiswa Cruz-Farnetti adalah beasiswa yang didedikasikan untuk sepasang kekasih yang meninggal pada hari kelulusan mereka. Selain itu diceritakan pula bahwa si valedictorian ini adalah asisten Mr. Kinney, seorang guru yang setiap tahunnya memberikan ‘tugas’ menulis jurnal buat murid-murid tahun terakhir. (Seru banget, ya!)

Tahun ini, saat Parker ditugaskan untuk mengirimkan jurnal milik murid-murid Mr. Kinney 10 tahun lalu ke alamat masing-masing, ia melihat nama ‘Julianna Farnetti’ terukir di sampul salah satu jurnal. Awalnya Parker bingung, kemana ia harus mengirimkan jurnal milik Julianna mengingat keluarga Farnetti telah pindah dari kota tersebut setelah anak mereka meninggal dalam kecelakaan tragis di tengah badai salju di Summit Lakes. Didorong rasa penasaran, Parker akhirnya membuka segel jurnal dan membaca jurnal Julianna. Along the read, Parker mengetahui hal-hal yang mengejutkan sekaligus sangat berbeda dari apa yang telah menjadi urban legend di Summit Lakes. The fact that she knows a ‘ghost”s secrets excites and frightens her at the same time.

Setelah membaca keseluruhan isi jurnal Julianna, Parker merasa ada yang aneh dari semua kisah yang ada. Akhirnya, bersama Kat, sahabat yang merupakan total opposite dari Parker, dan Trevor Collins, cowok yang sudah lama disukainya, Parker memutuskan untuk melakukan perjalanan ke sisi lain negara tempat tinggalnya. Keputusan ini bisa jadi mengubah kehidupan Parker yang semula monoton dan penuh dengan keteraturan, menjadi adventurous dan tidak terlupakan.

Mengetahui rahasia seseorang yang tidak pernah kau tatap matanya sama sekali berbeda dengan mengetahui hal-hal tentang orang yang berdiri di hadapanmu. (hal. 142)

Duh, I want to blab more about the plot tapi aku takut jadi spoilerJust end it here ok. Kalau kalian penasaran sama ceritanya, ayo beli bukunya. Atau baca terus post aku untuk kesempatan mendapatkan buku ini g r a t i s.

So, Golden, what can I say?

Cerita yang disajikan oleh Jessi Kirby di novel ini manis dan ringan banget. Tipikal young adult, tapi ngga yang lovey dovey banget. Main concern novel ini bukan tentang percintaan, tapi tentang pilihan-pilihan hidup. Buku ini juga dibumbui dengan teka-teki yang memaksa kita untuk menebak apa yang terjadi. Menuurutku cocok banget deh buat remaja, apalagi anak-anak sekolah tahun terakhir. Aku aja rekomendasiin buku ini ke adikku yang masih SMA!

Romance antara Parker dan Trevor manis dan gemesin banget. Bikin senyum-senyum sendiri deh passive aggressive-nya mereka berdua. Gemes! (Aku mau cowok kayak Trevor satu dong, Tuhan?) Persahabatan Kat dan Parker juga kerasa real. Mereka digambarkan sebagai karakter yang bertolak belakang, tapi bisa melengkapi perbedaan itu dan ngga berlebihan. Sayangnya persahabatan mereka kurang banyak diekspos karena emang bukan itu fokus utama novel ini. Dan yang menurut aku paling relatable adalah kisah Parker dan her mom. Simply karena mamaku tipe yang emang concern banget sama nilaiku dan kinda protective, but mine is less annoying than Parker’s.

Oh iya! Ada bagian di buku ini yang premisnya hampir mirip dengan premis Safe Haven-nya Nicholas Sparks (yang udah baca kedua novel ini mungkin langsung connect). Aku baru sadar hal ini karena di awal buku sempet disinggung tentang Sparks dan novelnya, trus aku keinget itu deh. Mungkin Jessi Kirby emang penggemar Sparks dan terinspirasi dari novel itu kali, ya? (sotoy)

Ngomong-ngomong soal inspirasi, setelah baca buku ini aku terinspirasi untuk mulai menulis kisah hidupku di jurnal pribadi. I guess it’s brilliant to write something about your present so that your future-self will remember all the struggles, hardships, and blessings you’ve gone through/you’ve got along your journey of life. Pasti menyenangkan membaca sesuatu tentang diriku sendiri yang mungkin, pada tahun itu, sudah aku lupakan.

Kamu tertarik untuk mulai nulis jurnal juga, ngga? Kalau kamu tertarik, aku punya kabar baik, nih.

Attention!!! Good News!!!

blogtour.jpg

Kabar baiknya adalah kamu bisa memenangkan satu buah notebook Golden yang bisa dipakai untuk membuat jurnal pribadi ini. I wish I had the chance to get this uber cool notes. Caranya super-gampang-banget-parah.

Kamu WAJIB:

  1. Follow Twitter dan Instagram Penerbit Spring (@penerbitspring)
  2. Share link blog post ini di Twitter kalian dan mention akun Penerbit Spring (@penerbitspring) DAN mention akunku (@tirput) pakai kata-kata semenarik dan sepersuasif mungkin biar temen-temen kalian ikutan juga. Jangan lupa pake hashtag #BlogTourGolden, ya!
  3. Tinggalin komentar di post ini dengan format:
  • Nama (Username Twitter):
  • Domisili:
  • Link tweet hasil share kamu:
  • Apakah kamu tertarik baca novel Golden setelah baca review-ku? (Y/N Question)
  • Pendapat kamu tentang review novel Golden-ku.

That’s it, gampang banget, kan! You don’t have to follow my Twitter account lol. Tho if you’re interested to know me more, feel free to follow me and mention me for a follow back. Kalau feed kamu menarik, I won’t hesitate to follow back and befriend you

FYI, the winner will be judged by the content of the comment (terutama bagian pendapat kamu tentang review novelku!) and I will read all the comments thoroughly. Giveaway di blogku akan berlangsung sampai hari Selasa, 14 Maret 2017. YUK BURUAN IKUTAN! 

Another Good News!!

Well, aku punya kabar baik lagi. Kalian bisa dapat kesempatan untuk mendapatkan novel ini (yes, the book!) secara gratis pada akhir rangkaian Blog Tour. Makanya pantengin terus Facebook Penerbit Spring! Stay tune and don’t hesitate to ask me if you have any questions, just comment below and I’ll gladly help!


Anyway, kalau kalian emang bener-bener pengen banget dapet notes kece ini, kalian bisa menjalankan rules opsional (yang bisa menambah chance kamu untuk menang) yaitu: scroll down dan baca post-ku yang lain (terserah yang mana aja) dan tinggalin jejak kamu di post tersebut by leaving comment related to the content. Namanya diisi pake username Twitter kamu, ya! Kalau udah, kamu ngga perlu kasih laporan ke sini, just keep it as a secret between you and I. (I don’t know about you but this idea excites me!) Aku akan baca semua komen kalian, kok.

Good luck, semua! May the odds be ever in your favor.

Bonus: Golden moodboard.

Advertisements

15 Comments Add yours

  1. Marfa says:

    Nama: Marfa
    Domisili: Purwokerto
    Link: https://twitter.com/umimarfa/status/840027307670609920
    Apakah kamu tertarik? Ya!
    Pendapat: Menarik sekali dan setuju dengan pendapat desain kovernya yang bakal bikin pede kalo bawa buku ini kemanapun, kan ada ya novel yang isinya bagus tapi sayang banget kovernya remaja banget :D okeskip, oya aku juga lebih novel yang tentang stage-stage kehidupan gini sih, tentang bagaimana kita mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam hidup kita.

  2. Erin says:

    Erin | Bekasi | Link share : https://twitter.com/RiienJ/status/840029473198219264

    Yes, aku tertarik ingin melahap novel Golden setelah baca review di atas. Karena Tiara tidak hanya mereview novel golden dari segi isi, karakter tokoh, cover buku. Pun, menginformasikan bahwa novel ini terbit pada tahun 2013 dan menjadi perbincangan book lover di seluruh negara. Wow… keren dong yah ini novel.
    review yang ditulis juga tidak spoiler membuat aku semakin tertarik dan penasaran dengan kisah Parker. Aku juga setuju dengan Tirta cover bukunya simple dan elegan.

  3. Melani I.S says:

    Nama: Melani I.S
    Twitter: @aii_vitri
    Domisili: Situbondo, Jatim
    Linkshare: https://mobile.twitter.com/aii_vitri/status/840036483826307072

  4. Melani I.S says:

    Pendapat saya tentang review Golden ini:
    Yang paling saya suka adalah sinopsis dan opini tentang novel yang porsinya pas, nggak too much hingga banyak spoiler atau kepanjangan hingga bikin malas scroll, tapi tetap berhasil memancing keingintahuan saya tentang Golden dan membuat saya juga ingin baca sendiri. Kedua, yang menarik adalah dimasukkannya opini personal yang related to real life, bahwa ada sedikit kemiripan tokoh Parker dan ibunya dengan reviewer, juga rekomendasi novel buat adik, keinginan yang sama untuk nulis jurnal pribadi juga. Well, saya jadi merasa terhubung dan sosok Parker ini memang seperti gadis SMA kebanyakan, yang dibebani prestasi oleh ortu dan hampir nggak punya kesempatan bersosialisasi dan merasakan jadi anak remaja dengan segala pernak-perniknya. Kat juga mengingatkan saya akan sahabat yang meski beda karakter tapi itu nyata di kehidupan sekitar. And, last, saya jadi lebih tertarik baca Safe Haven Nicolas Sparks, karena ini disebut-sebut juga. Nice review, like it very much. Sorry, I forgot to write down these above :)
    Twitter: @aii_vitri

  5. rinivir90 says:

    Nama: Rinita
    Twitter: @Rinitavyy
    Domisili: Jatim
    Link tweet hasil share kamu: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/840040954266447872?p=v

  6. Rini Virgo says:

    Nama: Rinita
    Twitter: @Rinitavyy
    Link Share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/840040954266447872?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C1175790652

    Yes, aku suka review kakak.
    Meskipun aku baru pertama kali membacanya juga baru pertama kali mengikuti giveaway di blog ini tapi potensi kakak dalam menulis Review gak perlu di ragukan lagi. Reviewnya detail dan bikin aku punya imajinasi sendiri tentang novel golden ini membahas apa sih. terus juga aku juga semakin penasaran aja. Tapi yg paling penting menurutku sih review yang bagus itu review yg membangun dan memberikan kelebihan serta kekurangan bukunya secara jujur. Bahkan aku sendiripun lagi belajar nge-review juga tapi kok selalu nggak pede sama tulisanku. aku jadi terinspirasi sama kak tiara buat mulai membuat review lagi biarpun tugas di samping numpuk atau tangan lagi males-malesnya ngetik, hehehe

  7. Nama : @fasiiha
    Domisili: Yogyakarta
    Link share: https://twitter.com/fasiiha/status/840065773305384960

    Apakah aku tertarik baca novel Golden setelah baca review?
    Yes

    Pendapat ku tentang review novel Golden:
    Dari pandanganku sendiri: Nah.. ini lho yang namanya review.. kebanyakan aku menemukan review itu seperti sinopsis.. bahkan terlalu banyak spoiler. Untungnya kak Tiara ini inget buat nggak terlalu banyak bocorin rahasia novel :D :D
    Aku suka bagaimana kak Tiara menuliskan pendapatnya tentang buku ini. Komunikatif, nggak kaku. Asik lah buat dibaca. Daan.. yess. bikin aku tertarik baca buku ini.
    Mulai dari membahas sampul, bookmark, hingga konten dan bahkan bisa membandingkan dengan karya Nicholas Spark, lalu bagaimana buku itu bisa menginspirasi kak Tiara.

    mm.. baiklah.. itu cuma pendapat manusia awam Kak.. dan karena aku pun masih belajar, aku jadi terinspirasi supaya bisa buat review yang bagus juga. hehe.. makasih Kak..

  8. nunaalia says:

    Nama (Username Twitter): @nunaalia
    Domisili: Serang
    Link tweet hasil share kamu: https://twitter.com/nunaalia/status/840094383680577536

    Apakah kamu tertarik baca novel Golden setelah baca review-ku? (Y/N Question) Yes! Tertarik banget!

    Pendapat kamu tentang review novel Golden-ku.
    Reviewnya bagus nggak terlalu banyak yg bikin spoiler yg biasanya bikin aku udah nggak penasaran lagi. Juga ada hal-hal yg bikin makin penasaran untuk baca novel ini.

  9. Bety Kusumawardhani says:

    Twitter: @bety_19930114
    Domisili: Surakarta
    Linkshare:https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/840082713822420994?p=v
    Yes sangat tertarik.
    Review nya seperti racun. Mengancam mematikan kantongku hahahaha😁 Aku baca beberapa review buku di blog ini justru membuat wishlist buku ku bulan ini membengkak karena novel-novel yg ingin aku beli semakin bertambah.

    Btw, aku suka review di sini karena lengkap, kreatif dan unik atau beda dari yg lain karena mix english-indonesia dan pakai moodboard sesuai tema buku yg direview juga.

  10. nihlafuadah says:

    nama; nihlatul fuadah
    twitter; @Nihlafuadah09
    link share; Lihat Tweet @Nihlafuadah09: https://twitter.com/Nihlafuadah09/status/840103483843915776
    domisili; Tangerang

    Apakah aku tertarik baca novel Golden setelah baca review?
    Untuk aku pribadi, maaf sebelumnya bukan aku gak tertarik baca Golden setelah baca review ka Tiara. Tapi, buatku aku mau dan yakin untuk baca novel itu setelah baca review dari beberapa orang. Gak jadi patokan satu review untukku yakin banget pingin baca itu. Terkecuali, aku kenal penulisnya dan gaya berceritanya, tanpa review aku pasti tunggu buku-bukunya.

    Aku masih awan tentang review yang mana yang baik yang oke, dan amana yang nggak. Menurutku review yang ka Tiara buat udah cukup baik buat narik minat pembaca. Tapi, lagi, untukku belum cukup tegas review dan alur ceritanya. Bukan termasuk untuk merendahkan, karna aku juga sebenernya masih belajar dan belum bisa buat review sebagaus kak Tiar abuat. Karna waktu dan kesempatan menghambat. Buat review kaka, kaka kurang nonjolin sikap dan sifat tokoh dalam cerita. Kaka juga ga sebutin tokoh favorit kaka dan karna apa, soalnya hampir tiap bacareview pasti ada yang disebut tokoh favorit. Yah, walaupun aku sadar tiap orang punya kriteria sendiri untuk penulis. Pokoknya untuk kaka, sukses terus yah ka…

  11. Rimadian U.Y says:

    *.Nama (Username Twitter): Rimadian Ulfa Yusfia (@AdinRim)
    *.Domisili: Temanggung, Jateng
    *.Link tweet hasil share kamu: mobile.twitter.com/AdinRim/status/840115812576849920
    *.Apakah kamu tertarik baca novel Golden setelah baca review-ku? (Y/N Question): Yes..
    *.Pendapat kamu tentang review novel Golden-ku: reviewnya komplit, soalnya nggak cuma ngomongin tentang isi buku (jujur bikin saya penasaran terutama krn kakak bilang novel ini ringan tapi penuh teka-teki). Kakak juga cerita sedikit soal efek setelah baca buku ini (yaitu pengen nulis jurnal pribadi). Jadi saya simpulin kalau kesan real-nya Golden dapet banget. Intinya, review kakak nambah ketertarikan saya sama Golden *banget*.

  12. Devira belin says:

    Devira belin (@virscnd)
    Domisili: Semarang, Jawa Tengah
    Link share: https://mobile.twitter.com/Virscnd/status/840601414015500288
    Setelah baca review ini jadi YES pengen baca keseluruhan novel goldennya
    Pendapatku tentang reviewnya kak @tirput : Bagus kak review nya, jadi tau penggambarannya, maunya dilanjutin spoilernya hehe biar taunya lebih. Bikin penasaran beneran deh novelnya ini, blm bisa beli huhu, semoga aja novelnya berjodoh denganku aamiin

  13. •Nama (Username Twitter): @san_fairydevil
    •Domisili: Surakarta
    •Link tweet hasil share kamu: https://twitter.com/san_fairydevil/status/840908082808946688
    •Apakah kamu tertarik baca novel Golden setelah baca review-ku? Aku sih YES!!
    •Pendapat kamu tentang review novel Golden-ku.
    Suka gaya penulisannya, santai. Kayak kita lagi ngobrol empat mata gitu. Apalagi kalo pake kopi, wah tambah asik.
    Setuju dengan covernya yang enak dilihat, tapi enggak enak dimakan. Elegan. Keren banget. Good job-lah buat yang bikin sampul.

  14. anabahtera says:

    Nama: Ana Bahtera
    Twitter: @anabahtera
    Link: https://twitter.com/anabahtera/status/840581310712184832
    Jawaban:
    Yes, sangat tertarik.
    tentang reviewnya: greget bacanya, gak spolier tapi sah membuat penasaran akan ceritanya, detail dmulai dr cover bahkan sampe pembatasnya juga dibahas, benar-benar membuat aku semakin tertarik untuk memiliki buku ini.
    Paling suka bagian akhirnya,yaitu setelah baca buku ini mendapat inspirasi untuk mulai menulis kisah hidup di jurnal pribadi. Jadi buku ini selain menarik juga bermanfaat karena bisa menjadi inspirasi bagi pembacanya.
    Gak sabaran pengen gali inspirasi dari novelnya dan menuliskannya di notes yang memiliki cover yang sama.

  15. Rina Fitri says:

    Nama: Rina Fitri
    Domisili: Aceh
    Link Share:

    -Apakah kamu tertarik baca novel Golden setelah baca review-ku? (Y/N Question)
    Tertarik, BANGET!
    -Pendapat kamu tentang review novel Golden-ku.
    Awalnya ketika mencari link blog ini di mesin pencarian, aku ragu ketika melihat hasil penelusurannya. Karena cuplikan isi blognya itu berbahasa Inggris. Ragu-ragu akhirnya aku mengklik salah satu hasilnya, dan ketika sudah terbuka, aku makin bingung lagi melihat kata-kata Dr. Eamer’s Journal di blog ini. Maafkan aku, tapi awalnya kukira ini adalah blog kecantikan dari luar negeri. Setelah scroll down, dan menemukan kata-kata berbahasa Indonesia serta GA Golden, barulah aku yakin bahwa memang ini blognya. Okay, That’s my first impression about this blog.
    Tentang reviewnya, menurutku beda dari kebanyakan book reviewer yg lain. Aku menemukan kebanyakan review itu persuasif, tapi agak manipulatif gitu. Kesannya blogger kayak maksa banget supaya bukunya terlihat bagus. Sementara review kak tiara itu apa adanya, kayak lagi cerita ke temen gitu. Dan kakak bener2 mengakhiri reviewnya di scene-aku nggak tau nyebutnya apa-yang tepat, ketika Parker akan memulai adventure. Sekarang aku benar2 penasaran gimana sih perjalanan dia ke sisi lain negara. Actually aku suka banget dengan cerita2 petualangan gitu, kayak novel Andrea Hirata yang Edensor.
    Satu lagi, aku juga suka sama moodboardnya. Aku selalu suka jika penulis bisa menginterpretasikan ceritanya maupun tokoh2nya lewat moodboard. Aku juga sering mencoba membuat moodboard setelah membaca suatu cerita. Dan aku suka warna hitam di bagian dan kolom komentar, jadi mataku tidak sakit ketika mengetik komentar. That’s simple things, tapi gk banyak yg melakukan.
    Oke itu saja, maaf kalo komennya kepanjangan😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s